13 November 2008

Untuk Salju

Salju yang beku datang dan meresap dalam hati
dia diam dan simpan berjuta misteri
ingin hati cairkan bekunya sang salju
ingin pula mendekap erat dan rasakan dinginnya
namun
aku hanya angin
selalu berhembus pergi mencari matahari
tak diam dan singgah dalam satu hati
hanya melangkah kearah terbit sang mentari menyambut pagi
maafkan angin
yang tak bisa mengelus sang salju
dan pergi seiring matahari
maafkan angin

Tidak ada komentar :