perasaan yang terpuruk perih menyayat
sampai aku tak pernah tahu lagi kapan sang waktu beranjak tuk pergi
karena aku tak percaya lagi apa itu mimpi dan arti sebuah harapan
kini yang terlihat dipelupuk mata hanya sayatan sebuah kenyataan
kenyataan yang selalu buat aku makin tertunduk lemah
lemah tak mampu lagi hadapi gelombang takdir yang makin gila menggilas
ingin aku menyerah
namun kata menyerah hanya untuk mereka yang tak punya lagi keberanian
keberanian untuk bertahan walau hanya sekejap
lalu hilang tak ditemukan
akhirnya aku hanya bisa diam dan mengalun bersama arus kehidupan.........
Tidak ada komentar :
Posting Komentar