Malam di tepian peraduan..
Semoga kalimatmu hanya berbentuk canda,Nyi..
atau inderaku yang keterlaluan menelisik makna..
Angin akan tetap hilang sekali berhembus..dan
yang datang dua kalinya adalah angin yang berbeda..
Sedangkan pengutaraanku hanya akan sedikit
membekas..seperti belantara yang disaput api dan
hujan yang menghentikannya..
aku hendak melangkah lagi,Nyi..mencari lelah..
yang sembunyikan belenggu untuk menahan rentanya
perasaan ini...
Tidak ada komentar :
Posting Komentar