Transisi Kehidupan Anak Alam

Hanya perjalananku tentukan arti sebuah transisi kehidupan yang kujalani bersama sang alam.

25 Agustus 2008

angin mendayu merdu
tiupkan sejuta makna hidup yang baru
malam menyelimuti khalbu
sembunyikan raga dari ragu
aku termenung menatap kerlip lampu kehidupan
aku begitu jauh
tenggelam dalam lembah kesunyian
pikir kadang melayang
merunut jejak yang samar membayang
aku diam
waktu 21.43.00

1 komentar :

Anonim mengatakan...

wah apik

25 September 2008 pukul 22.13

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar ( Atom )

Blog Archive

  • ►  2012 ( 6 )
    • ►  Mei ( 2 )
    • ►  Maret ( 1 )
    • ►  Februari ( 2 )
    • ►  Januari ( 1 )
  • ►  2011 ( 3 )
    • ►  November ( 3 )
  • ►  2010 ( 3 )
    • ►  Agustus ( 1 )
    • ►  Februari ( 2 )
  • ►  2009 ( 21 )
    • ►  Desember ( 2 )
    • ►  Oktober ( 1 )
    • ►  Agustus ( 1 )
    • ►  Juni ( 2 )
    • ►  Mei ( 1 )
    • ►  April ( 5 )
    • ►  Februari ( 4 )
    • ►  Januari ( 5 )
  • ▼  2008 ( 30 )
    • ►  Desember ( 5 )
    • ►  November ( 3 )
    • ►  Oktober ( 2 )
    • ►  September ( 7 )
    • ▼  Agustus ( 13 )
      • angin mendayu merdutiupkan sejuta makna hidup yang...
      • Tanpa judul
      • Part II
      • Part I
      • surat buat bintang
      • doa....
      • Tanpa judul
      • aku duduk tertundukmenatap kering rerumputan tanpa...
      • obrolan kepada malam......
      • Angin berbisik sendu.......
      • flow within destiny wave.....................
      • menatap kehampaan karang.........
      • Ketika alam berbisik sendu.................

About Me

Foto Saya
rastantaka
aku tak lagi seperti dulu. aku bukan aku yang dulu. tak lagi menanti dalam pengharapan. terus mencari dan menggali dalamnya hati.
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.