angin telah menjauh dari
cahaya yang ia punya dulu
kini angin bebas berhembus
mengelus kulit bumi yang berlekuk
merasakan tinggi dan dalamnya
perasaan yang ada di tiap hati
angin mencoba lagi bertiup
tenang dalam satu relung yang ia singgahi
tetap tanpa harapan
dan meringkuk dalam kegelapan
bertahan dalam kesunyian
menggapai ujung sebuah relung
menunggu satu saat angin kan terbangun
temukan masa yang hangat dan rindu ia tunggu
sadar angin merasa berat untuk pergi
tapi angin memang harus terus berembus
mencoba mencari matahari
yang bisa membuat angin tetap jauhi bekunya hati
Tidak ada komentar :
Posting Komentar