14 Desember 2008

ketika angin melepas matahari

sang angin mulai muak dengan kesendiriannya
kesadarannya akan jauhnya matahari
takkan bisa angin lampaui
angin tahu
takan pernah bisa pula dia gapai tujuannya
angin hanya akan mengelus kulit sang bumi
tanpa bisa pergi demi gapai matahari
angin sadar
dia terkekang ruang dan dimensi yang berbeda
angin mulai terbiasa dengan kesendiriannya
angin ingin melepas sang matahari
angin ingin sendiri
beranjak pergi dan berkelana ke semua hati di kulit bumi
kini angin hanya diam
tak bergemng dan beranjak
menunggu saat waktu bicara dan mengajak
dimana
angin melepas matahari

Tidak ada komentar :