ketika langit mulai redup dan bintang berpandar lembut kalungi malam
perjalanan melambatkan sang waktu untuk bersandar sejenak nikmati penderitaan
rasakan semua perih dan luka yang telah menemani tiap langkah yang makin tersuruk
bersama bekunya angin malam dan belenggu kesepian
engkau datang menyemai harapan dan menanam mimpi dalam kehidupan baruku
diawal pagi yang selalu kusambut matahari hangatkan jiwa
engkau yang selalu ada hiasi relung mimpi
bayangmu pula yang selalu ada untukku disudut kesepianku
temani aku sambil mengobati luka yang masih menganga
hingga matahari hentikan gelap yang mendingin hati
Tidak ada komentar :
Posting Komentar